PT. Kontak Perkasa Futures News

PT. Kontakperkasa Futures, selaku anggota dari Bursa Berjangka Jakarta dan anggota Kliring Berjangka Indonesia

PT Kontak Perkasa Futures Official

  • PT Kontak Perkasa Futures
  • Profil PT Kontak Perkasa Futures
  • Legalitas PT Kontak Perkasa Futures
  • Badan Regulasi PT Kontak Perkasa Futures
  • Fasilitas dan Layanan PT Kontak Perkasa Futures
  • etrade pt kontak perkasa futures
  • Demo PT Kontak Perkasa Futures
  • DROPDOWN MENU
Home » PT Kontak Perkasa Futures Cabang Makassar » Bursa AS turun seiring kemungkinan The Fed rate

Bursa AS turun seiring kemungkinan The Fed rate

Posted by PT. Kontak Perkasa Futures News on Senin, 06 Maret 2017
Label: PT Kontak Perkasa Futures Cabang Makassar

Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka memerah | PT Kontak Perkasa Futures Cabang Makassar


PT Kontak Perkasa Futures Cabang Makassar

The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya pada minggu depan,” kata Adam Sarhan, CEO 50 Park Investment. Sarhan menegaskan data ekonomi AS yang membaik, membantu mengangkat kemungkinan kenaikan suku bunga.

Menurut FedWatch CME Group, saat ini, ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga yang 84,1 %. Rencananya, The Fed akan bertemu antara Maret 14 dan 15.

Selain perihal suku bunga The Fed, investor juga mengamati kondisi geopolitik setelah Korea Utara menembakkan empat rudal balistik hari ini. Di mana, tiga di antaranya mendarat di zona ekonomi eksklusif Jepang, menurut Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka memerah pada perdagangan Senin (6/3). Seiring semakin menguatnya kemungkinan kenaikan suku bunga AS.

Mengutip CNBC, indeks Dow Jones Industrial Average turun sekitar 75 poin tak lama setelah pembukaan perdagangan, dengan saham Goldman Sachs kontribusi paling dalam pelemahannya. Indeks S & P 500 turun 0,45 %. Indeks Nasdaq terkoreksi 0,4 %.


Stabilitas Rupiah Masih Terjag | PT Kontak Perkasa Futures Cabang Makassar



Namun, untuk jangka panjang, pemerintah perlu mewaspadai kenaikan yield obligasi dan berpotensi meningkatkan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). ”Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) harus merilis kebijakan bersifat antisipasi jangka pendek hingga panjang,” tegasnya.

Sementara Wakil Ketua Bidang Kebijakan Moneter, Fiskal, dan Publik Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Raden Pardede menuturkan, efek kenaikan Fed Rate terhadap dunia usaha belum menentu. Itu sangat bergantung kebijakan BI merespon kenaikan Fed Rate. ”Penyesuaian Fed Rate sudah cukup lama diproyeksikan,” ungkapnya.

Kalau kenaikan Fed Rate 25 bps , BI dinilai tidak bakal mengerek suku bunga acuan BI. Kalau itu, menjadi pilihan BI, imbas terhadap dunia usaha tidak bakal signifikan. Apalagi, dunia usaha telah mengalkulasi potensi tersebut.

Nah, kalau kenaikan Fed Rate lebih dari 25 bps, USD akan meningkat drastis dan berpotensi menyedot dana di negara-negara berkembang (emerging market) balik ke AS. ”Nah, di sini BI harus hati-hati menjelaskan ke dunia usaha dan pasar,” ingatnya.

Di samping faktor fundamental, pemerintah juga terus mengantisipasi kenaikan Fed Rate. Terakhir, The Fed menaikkan suku bunga 25 basis points (bps) pada Desember 2016 lalu. Kala itu, pemerintah memperkuat cadangan devisa (Cadev) dan protokol manajamen krisis di pasar keuangan. ”Kami lihat hanya bersifat jangka pendek. Jadi, tidak perlu khawatir,” tambah Direktur Eksekutif Center of Reform on Economic (CORE) Mohammad Faisal.

Menurut Faisal, saat ini fundamental ekonomi nasional cukup kuat. Itu terefleksi dari pertumbuhan ekonomi 5,02 persen, posisi cadev meningkat menjadi USD 117 miliar, dan neraca perdagangan surplus.

The Federal Reserve (The Fed) bakal menaikkan suku bunga acuan (Fed Rate) bulan ini. Langkah itu didasari perbaikan data tenaga kerja dan laju inflasi Negeri Paman Sam tersebut. Penyesuaian Fed Rate itu, disebut-sebut tidak bakal mengganggu stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

Lonjakan Fed Rate bakal membuat nilai tukar sejumlah mata uang negara-negara kawasan Asia bergejolak, tidak terkecuali rupiah. Namun, fluktuasi itu diyakini bersifat temporer (bersifat jangka pendek). Alasannya, kondisi fundamental ekonomi Indonesia semakin kuat. ”Dampak Fed Rate tidak terlalu signifikan. Rupiah cenderung stabil,” tutur Ekonom Bank Permata Josua Pardede.


Menko Darmin: Kenaikan Fed Rate Tak Terlalu Berpengaruh ke RI | PT Kontak Perkasa Futures Cabang Makassar



Lebih lanjut dia juga memastikan bahwa kondisi fundamental Indonesia saat ini cukup baik meskipun sudah ada kabar bahwa suku bunga bank sentral AS akan naik. Terlebih lagi, kurs rupiah menurutnya tidak akan mengalami pelemahan yang signifikan.

"Fundamental kita relatif baik, artinya pertumbuhannya oke, perdagangan internasionalnya, neraca pembayarannya oke. Itu juga sebabnya kurs kita tidak melemah terus malah melemah, tapi kemudian ada naiknya," ungkapnya.

Dia menambahkan untuk jangka pendek, kenaikan suku bunga tersebut tidak terlalu berpengaruh dampaknya terhadap perekonomian Indonesia. Sedangkan untuk efek jangka panjangnya, Darmin belum mau memprediksikan lebih jauh. "Jangka panjang ya? Jangan dibicarakan sekarang, tidak ada yang tahu," tutupnya.

"Buktinya coba lihat dollar, itu tidak terus menguat selama ini, dia menguat lalu melemah lagi. Rupiah kita di Rp13.345-Rp13.350/USD. Jadi, jangan dianggap ini akan ada perubahan besar," sambungnya.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan, meski suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) alias Fed rate naik bulan ini bukan berarti menjadi kesempatan untuk mata uang dollar Amerika Serikat (USD) menjaga tren penguatan. Terlebih lagi ungkapnya, market sudah memperkirakan akan kenaikan ini, sehingga tidak akan terjadi gejolak ekonomi dunia yang signifikan.

Seperti diketahui, sebelumnya Federal Open Market Comitte (FOMC) meeting memutuskan kenaikan suku bunga fed pada Desember 2016 sebesar 0,25% setelah sekian lama ditahan di angka 0%. "Pasti akan ada dampaknya, tapi tidak besar. Selama ini semua perekonomian sudah mengantisipasi bahwa ini akan terjadi, tapi sudah dipricein dampaknya juga ya ada, misalnya seminggu, lalu tenang lagi," ucap Darmin, Senin (6/3/2016).


Kontak Perkasa Futures

0 Response to "Bursa AS turun seiring kemungkinan The Fed rate"

← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Social Media

LINKS

  • PT Kontak Perkasa Futures Pusat
  • Berita PT Kontak Perkasa Futures
  • PT Kontak Perkasa Futures Bandung
  • PT Kontak Perkasa Futures Surabaya
  • PT Kontak Perkasa Futures Makassar
  • PT Kontak Perkasa Futures Bali
  • PT Kontak Perkasa Futures Yogyakarta
  • PT Kontak Perkasa Futures Balikpapan
  • PT Kontak Perkasa Futures Plz. Marein
  • PT Kontak Perkasa Futures
  • Kontak Perkasa Futures
  • PT Kontak Perkasa
  • Gaji PT. Kontak Perkasa
  • Lowongan Kerja PT Kontak Perkasa Futures
  • PT Kontak Perkasa Futures | Penipuan

Artikel Terpopuler

  • Anak Jalanan RCTI Episode Malam Ini : Natasha Wilona Ikut Ospek, Stefan William Malah Menggoda
    Reva (Natasha Wilona) tampak lucu karena lagi ospek di kampus barunya | PT. Kontak Perkasa Futures Pusat Video Anak Jalanan selanjutny...
  • Mitsubishi Resmikan Dealer Baru Di Medan
    Dealer baru ini adalah hasil kerjasama dengan PT Sardana IndahBerlian Motor | PT Kontak Perkasa Futures Selain memiliki area showro...
  • Jumlah Publikasi Internasional Indonesia di Bawah 3 Negara ASEAN
    "Sehingga pada awal Januari 2017 sudah bisa dilakukan penandatanganan kontrak untuk melaksanakan riset yang memungkinkan para peneli...
  • Mesranya Mulan Jameela Dekap Baby R
    Mulan Jameela sepertinya tidak ingin terbawa emosi | PT. Kontak Perkasa Futures Cabang  Surabaya "Semaleman maunya bobo, dipeluk ...
  • Lima Hakim Akan Adili Ahok di PN Jakarta Utara | Kontak Perkasa Futures
    Susunan majelis hakim tersebut telah ditetapkan oleh Ketua PN Jakarta Utara Dwiarso Budi Santiarto. Surat ketetapan itu ditandatangani Dw...
  • Marshanda: Egi Belum Bisa Terima Keinginan Saya Putus
    Egi John Foreisythe termakan emosi dan menyindir sang mantan kekasih Marshanda di akun Instagram | PT. Kontak Perkasa Futures Pusat ...
  • Menang Gugatan Rp30 Miliar, Fahri Hamzah Bakal Lakukan Ini
    "Saya menyebut angka Rp500 miliar (menuntut gugatan perdata) itu menimbang seluruh kantor DPD partai tingkat dua," kata Fahri d...
  • KPK Sita Uang Tunai dan Kendaraan Saat OTT Pejabat Bakamla
    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai dan kendaraan saat dilakukan operasi tangkap tangan terhadap Deputi Informasi, Hu...
  • Miliarder Indonesia Ada 16 Orang
    Miliarder Indonesia dengan aset lebih dari 1.000 juta dollar AS sebanyak 16 orang | PT Kontak Perkasa Futures Cabang Balikpapan Terakh...
  • Gilang Dirga Ungkap Alasan Melamar Sang Kekasih Tepat di HUT RI ke-71
    Gilang Dirga nampak senang dan terkejut | PT. Kontak Perkasa Futures Pusat Sebagaimana diketahui, Gilang Dirga dan Adiezty Fersa telah...

POPULAR POSTS

  • Anak Jalanan RCTI Episode Malam Ini : Natasha Wilona Ikut Ospek, Stefan William Malah Menggoda
    Reva (Natasha Wilona) tampak lucu karena lagi ospek di kampus barunya | PT. Kontak Perkasa Futures Pusat Video Anak Jalanan selanjutny...
  • Mitsubishi Resmikan Dealer Baru Di Medan
    Dealer baru ini adalah hasil kerjasama dengan PT Sardana IndahBerlian Motor | PT Kontak Perkasa Futures Selain memiliki area showro...
  • Jumlah Publikasi Internasional Indonesia di Bawah 3 Negara ASEAN
    "Sehingga pada awal Januari 2017 sudah bisa dilakukan penandatanganan kontrak untuk melaksanakan riset yang memungkinkan para peneli...
  • Mesranya Mulan Jameela Dekap Baby R
    Mulan Jameela sepertinya tidak ingin terbawa emosi | PT. Kontak Perkasa Futures Cabang  Surabaya "Semaleman maunya bobo, dipeluk ...
  • Lima Hakim Akan Adili Ahok di PN Jakarta Utara | Kontak Perkasa Futures
    Susunan majelis hakim tersebut telah ditetapkan oleh Ketua PN Jakarta Utara Dwiarso Budi Santiarto. Surat ketetapan itu ditandatangani Dw...
  • Marshanda: Egi Belum Bisa Terima Keinginan Saya Putus
    Egi John Foreisythe termakan emosi dan menyindir sang mantan kekasih Marshanda di akun Instagram | PT. Kontak Perkasa Futures Pusat ...
  • Menang Gugatan Rp30 Miliar, Fahri Hamzah Bakal Lakukan Ini
    "Saya menyebut angka Rp500 miliar (menuntut gugatan perdata) itu menimbang seluruh kantor DPD partai tingkat dua," kata Fahri d...
  • KPK Sita Uang Tunai dan Kendaraan Saat OTT Pejabat Bakamla
    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai dan kendaraan saat dilakukan operasi tangkap tangan terhadap Deputi Informasi, Hu...
  • Miliarder Indonesia Ada 16 Orang
    Miliarder Indonesia dengan aset lebih dari 1.000 juta dollar AS sebanyak 16 orang | PT Kontak Perkasa Futures Cabang Balikpapan Terakh...
  • Gilang Dirga Ungkap Alasan Melamar Sang Kekasih Tepat di HUT RI ke-71
    Gilang Dirga nampak senang dan terkejut | PT. Kontak Perkasa Futures Pusat Sebagaimana diketahui, Gilang Dirga dan Adiezty Fersa telah...

Label

  • Kontak Perkasa Futures
  • PT Kontak Perkasa
  • PT Kontak Perkasa Futures
  • PT Kontak Perkasa Futures Cabang Bali
  • PT Kontak Perkasa Futures Cabang Balikpapan
  • PT Kontak Perkasa Futures Cabang Bandung
  • PT Kontak Perkasa Futures Cabang Makassar
  • PT Kontak Perkasa Futures Cabang Plz. Marein
  • PT Kontak Perkasa Futures Cabang Surabaya
  • PT Kontak Perkasa Futures Cabang Yogyakarta
  • PT Kontak Perkasa Futures Pusat
  • PT. Kontak Perkasa Futures
  • PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Balikpapan
  • PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Bali
  • PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Balikpapan
  • PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Bandung
  • PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Makassar
  • PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Plz. Marein
  • PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Surabaya
  • PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Yogyakarta
  • PT. Kontak Perkasa Futures Pusat
Copyright 2014 PT. Kontak Perkasa Futures News. All Rights Reserved. Editor Theme By Angga Widianthara. Powered by Blogger